Bab 43

637 Words

Aku pikir Papi hanya akan menyakiti siang itu saja tapi nyatanya setiap Mami tidak ada dia selalu melakukannya, bahkan terkadang tante Gena pun melihatnya tanpa mau membantuku. Satu kali aku masih diam, dua kali pun aku masih diam apalagi ancaman Papi semakin menakutkan tapi tidak dengan ketiga kalinya, aku memanggil nama Rovan dan saat itu rasanya jiwa River yang penakut dan selalu menuruti Papi seperti hilang dari tubuhku, berganti jiwa Rovan yang berani dan pembangkang.     “Kamu anak baik, River.” River? Aku bukan River tapi Rovan, Rovan tercipta untuk melindungi si lemah River. Aku akan menjaga adikku dan tidak akan membiarkan siapapun menyakitinya termasuk laki-laku tua pengidap kelainan itu. Aku akan hadir setiap amarah tak terbendung hadir di hati River.     “Nggak, aku bukan an

Great novels start here

Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD