"Tidak perlu dijawab sekarang, Albian. Aku akan sabar menanti." Indy terus saja berbicara, padahal fokus Albian tidak lagi kepadanya. Pria itu masih menatap lama sosok Adhiti yang sedang berdiri jauh di depannya. "Albian," panggil Indy sambil menggoyangkan lengan Albian. "Hmm...apa?" Tanya Albian gugup. Pria itu berusaha memperhatikan Indy lagi. Walau hatinya masih memikirkan Adhiti. "Bagaimana?" Tanya Indy nampak ragu. "Apanya?" Albian balik bertanya. Indy terdiam, sejak tadi dia berbicara dengan panjang lebar. Sepertinya tifak didengar oleh Albian sama sekali. "Apanya Indy?" Tanya Albian lagi. Indy memejamkan mata, berusaha tenang. "Tidak semudah yang aku pikirkan," batin Indy. Saat Albian berbicara, tapi Indy yakin pria itu sedang menatap ke arah lain. Bahkan, sekarang mata

