"Bian!"seru Adhiti masih berusaha membuat Albian beranjak dari pangkuannya. "Ya sayang,"jawab Albian membuat Adhiti terdiam. Dari pangkuan Adhiti, Albian bisa melihat jelas wajah Adhiti. Pria itu tidak bisa berhenti menatap wajah Adhiti dari bawah. "Kamu cantik,"bisik Albian. "Kamu memang selalu cantik,"tambah Albian dengan suara lembut. Albian meraih tangan Adhiti, lalu meletakkan tangan Adhiti di wajahnya. Pria itu memejamkan matanya meresapi tangan lembut Adhiti. "Kamu akan selalu melakukan hal ini setiap aku pulang kerja. Apakah kamu tahu, perhatianmu dan belaian kasih sayangmu mampu menghilangkan rasa lelah ku."lanjut Albian dengan nada selembut mungkin. Albian merasakan mobil berhenti, dan melirik ke arah pak Kardi. Pak Kardi keluar dari mobil dengan sengaja membiarkan merek

