Part 52

1580 Words

Adhiti memikiran bagaimana cara memberitahukan kepada Albian tentang semuanya. Dia tidak mungkin gegabah, Adhiti harus pelan-pelan karena mengingat bagaimana respon pria itu. Di samping itu, Adhiti merasa lega karena keluarganya sudah tahu kondisi mata Adhiti sebenarnya. Satu persatu permasalahan akan terungkap, hanya saja respon Albian bisa saja tidak sebaik daddy dan abangnya. Di saat Adhiti melamun sambil menatap langit-langit kamar. Dia dikejutkan dengan nada dering ponselnya. Nama Albian muncul di layar ponsel Adhiti, segera gadis itu menerima panggilan Albian. "Bian!"sapa Adhiti cepat. "Kenapa kamu tahu kalau aku yang menghubungimu?"tanya Albian. "Aku selalu yakin kalau sudah malam seperti ini kamu lah yang selalu menelpon ku untuk memaksaku tidur,"jawab Adhiti sebaik mungkin ag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD