Kekeras-kepalaan Antonia tentu saja tidak bisa dikekang oleh siapapun. Bahkan Dylan sebagai pemimpin tertinggi ke dua di Astropeiia tidak bisa berbuat lebih banyak untuk membujuknya. Terlebih pria tua dengan jiwa keras bernama Pierre itu, yang justru semakin melunak ketika ia berhadapan dengan perempuan yang jauh lebih keras dari dirinya. Antonia sudah seperti jelmaan excalibur yang luar bisa, di mana hanya orang terpilihlah yang bisa melunakkan sosoknya. "Apa ruangannya masih di tempat yang sama?" tanya Antonia kepada seorang prajurit wanita yang lewat di depan ruangan rapat tersebut —yang terlihat kebingungan dengan pertanyaannya, atau sebenarnya lebih kepada dirinya. "Aku simpulkan sebagai iya." setelah mengucapkan hal tersebut Antonia segera beranjak menuju ruang seragam dan senjata y

