Bagian 48

1391 Words

Antonia melangkah dengan cepat menyusuri lorong yang mengarah ke sebuah ruangan di dalam kapal induk tersebut dengan Jesselyn dan Dylan yang turut mengikutinya. Dylan yang sebenarnya telah mengerti keadaan Jackson lewat para prajuritnya pun berusaha untuk menggapai perempuan itu dan mencoba untuk menenangkannya, sayangnya Antonia tidak ingin mendengarkan dan terus saja melaju ke arah yang ia yakini. "Jack.." mata Antonia membola saat melihat tubuh lemah tak berdaya Jackson terbaring di sebuah ranjang kapal induk tersebut dengan mata yang terpejam. Antonia mendekati tubuh kecilnya dengan panik sebelum mengambil posisi di atas ranjang putranya dan menggenggam tangannya erat. Menatapnya penuh rasa bersalah dengan ucapan permintaan maaf yang terus ia utarakan di dalam hati. "Sepertinya merek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD