Tiffany menatap Kenhart dengan bingung, saat tiba di kediaman Andersons dan dia justeru dibawa ke area terlarang. Bukankah kamarnya berada di dekat dapur bersama dengan maid yang lain? Setelah tiga hari menjalani perawatan di rumah sakit, dia akhirnya diperbolehkan untuk pulang. Dia merasa lebih baik sekalipun luka hatinya masih belum sembuh. Hingga kini, belum ada kabar siapa pelaku yang telah merenggut kesuciannya. Entah mereka menyembunyikannya atau memang belum ditemukan. Gadis itu pasrah, menerima semua takdir yang telah Tuhan berikan kepadanya. "Ini kamarmu sekarang." Kenhart membuka pintu sebuah ruangan yang terletak paling ujung di dekat kamarnya sendiri. Tadinya itu adalah sebuah kamar kosong. Namun berdasarkan kesepakatan dengan Marry, akhirnya ruangan itu diubah menjadi kamar

