“Apa?!” Dave seketika syok, hasrat yang sempat memuncak mendadak lenyap ditelan bumi. Ia bingung sekaligus heran, bertanya-tanya sejak tadi. Melamar? Seorang Ares melamar mantan istrinya? “Penghinaan! Apa maksudnya?” batin Dave geram. Ia langsung memakai handuk dan membiarkan Julia di sana seorang diri, berperang oleh pikirannya, bingung apa yang terjadi. “Mas,”’ panggil Julia singkat, tetapi pria itu seolah tidak peduli. Julia memakai handuk piyamanya, keluar dari kamar mandi. Ia melirik, penasaran apa yang dibicarakan Dave di telepon. Julia hanya mampu menyimak dari kejauhan. Meski Dave adalah suaminya, merasa tidak etis saja jika menguping pembicaraan itu jika memang tidak diajak. Namun, apakah segalanya harus disembunyikan? Bagian tubuh masing-masing saja tidak ada kata privasi, l

