33. Kita Bukan Siapa-Siapa Lagi

1110 Words

Ayu tak habis pikir dengan apa yang terjadi, baru kemarin mereka membicarakan bahwa Buana akan mengunjungi kedua orang tua nya di kampung, dan hari ini mereka sudah bukan siapa-siapa lagi. Ayu sudah menghubungi semua nomor Buana yang ia tahu, namun semuanya sia-sia. Tak ada panggilannya yang masuk. Ia mencoba menuliskan pesan pada Buana, namun sama saja, pesan itupun tidak masuk. "Ayu harus bagaimana, ya Allah.." Keluh Ayu pelan sambil meremas rambutnya. Ia tak paham dengan teka-teki yang terjadi. Akhirnya ia memutuskan untuk berwudhu dan memilih mendekatkan dirinya pada Tuhan-nya. Bertawakal adalah yang terbaik baginya saat ini. Tak terasa hari sudah semakin siang, Ayu memilih mengunjungi mbok Nini. Mungkin beliau tau apa yang terjadi, sambil aku juga membawakan oleh-oleh untuk Buana ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD