“Terimakasih telah mengundangku menjadi salah satu dari tamu pesta malam ini, terlepas dari apa yang sudah terjadi aku sangat menikmati suasananya” Adrien terbeliak. Dia tidak mengira bahwa wanita yang beberapa saat lalu dia pastikan tertidur kini justru menjawab kata-katanya dengan mata terbuka. Apalagi senyumannya itu, apakah dia mendengar apa yang Adrien katakan beberapa saat lalu? “A-ah… itu bagus,” untung saja Adrien sempat menjaga jarak darinya saat wanita itu bergumam dengan jawabannya. Kali ini dia dibuat mati kutu. Adrien benar-benar tidak tahu apa yang harus dia katakan lagi. Dia tidak tahu sungguh. “Kalau begitu sampai jumpa dikesempatan berikutnya,” untungnya Zelda sama sekali tidak mengungkit atas pengakuannya beberapa saat yang lalu. Dengan tubuh sedikit lemas dan agak li

