Sialan betul si Adrien ini, selepas dia pergi begitu saja setelah menerima sebuah telepon yang dia bilang dari bosnya. Dia tidak mau menjawab telepon dariku. Sebenarnya apa yang terjadi pada dia? Tapi apapun itu, kurasa ini tidak baik. Aku benar-benar berharap punya kesempatan untuk menghubungi dia sebelum konfrensi pers dijalankan oleh Floch. Dia benar-benar sangat bernafsu sekali untuk mengadakannya. Tingkat kepeduliannya terhadap reputasiku sangat tinggi. Aku tidak ingin memberinya kejutan apapun. Karena terus terang saat dia bertanya siapa yang akan menjadi pasangan kencanku dimuka umum. Aku tidak tahu. Sebab yang mengatur itu semua adalah Floch. Aku hanya tidak ingin Adrien terpikirkan sesuatu yang membuatnya menjadi ragu. Aku tidak ingin dia terkejut atau hal-hal lain yang akan menci

