Ditengah-tengah dirinya terlelap tidur, Sir Barra merasakan adanya pergerakan dari Kasur yang dia tempati. Membuat posisi pria itu agak sedikit miring. Hangat yang bukan berasal dari selimut tebal menjalar pada punggungnya. Satu tangan bahkan melintang untuk melingkari pinggangnya sejauh yang dia bisa jangkau. Sebuah tubuh merapat pada punggungnya. Hangat napas dari eksistensi dibelakangnya menerpa tengkuk pria itu. Dia tidak mendengar seseorang membuka pintu sama sekali. Kamar ini dia isi sendiri, meskipun dia telah menikah tapi dia memberikan kebebasan bagi istrinya. Dia tidak ingin memaksa. Tapi mendapati ada seseorang yang memeluknya seperti ini. Sir Barra segera menggenggam tangan tersebut sembari mengusapnya dengan perlahan. Matanya sendiri masih terasa berat dan belum sepenuhnya
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


