Sesuai dengan dugaanku Floch sudah menantikan aku dan Naina di apartmenku. Pria itu seperti selesai menelan kotoran di mulutnya. Wajahnya kusut dan banyak hal yang nampaknya ingin dia muntahkan begitu dia berbalik saat aku membuka pintuku. Terus terang ini adalah ekspresi terburuk yang aku dapatkan dari dia selama aku mengenalnya enam tahun kebelakang. “Zelda pastinya kau sudah memahami konsekuensi atas apa yang sudah kau lakukan pada konfrensi pers yang ditayangkan secara langsung di beberapa stasiun televisi. Benarkan? Sebagai temanmu aku memang sangat salut dan kau melakukan sesuatu yang luar biasa. Tetapi sebagai rekan kerjamu, aku harus mengatakan bahwa Langkah yang kau ambil berdasarkan emosimu ini adalah Tindakan bodoh. Setelah yang kau perbuat, kita sudah tidak bisa melakukan apa

