"Tikung terus tikung, tikungan tajam teman semakin di depan dan kamu semakin di belakang jangan mau tertikung dengan teman harus belajar untuk menjaga perasaan dan melakukan yang terbaik karena virus tikung dampaknya sangat menyeramkan. " *** Rimba terlihat gelisah di tempatnya, sudah 4 bulan perempuan yang selalu menunggunya di bandara tidak pernah terlihat. Awalnya Rimba tidak peduli malah terkesan tidak mau tahu tapi lambat laun ada perasaan hilang seperti ada yang janggal. Dia ingin sekali menemui gadis kecil itu katakanlah dia hanya ingin memastikan keadaan gadis kecil itu. Tidak lebih dan tidak bukan, Rimba terus saja mondar-mandir di bandara seperti ingin pergi tapi ragu. Dia juga sebenarnya tidak tahu dimana gadis kecil itu bersekolah namun yang dia ingat hanya bermodalkan baju A

