Aku terkejut melihat ibu mertuaku pagi-pagi begini sudah datang ke rumah. “Harris mana?” tanyanya sembari melangkah masuk menuju dapur. “Mas Harris ada di kamar, Ma. Mau aku panggilin?” “Enggak usah, mama mau langsung pulang,” cakap Mama Hanum. “Mama enggak mau sarapan dulu? Kebetulan aku udah buat sarapan, mama bisa sarapan dulu sebelum pulang,” tawarku. “Mama udah sarapan,” ujar ibu mertuaku. “Ini mama bawain makanan buat kamu, semuanya bagus buat pemulihan tubuh kamu pasca keguguran,” katanya. Aku terdiam mendengarnya. Tak kusangka Mama Hanum juga memiliki sisi baik seperti ini. “Dulu mama pernah keguguran dua kali, jadi mama tahu makanan apa yang bagus pasca keguguran,” terangnya. “Makasih banyak, Ma,” ucapku, merasa terharu. “Iya, sama-sama. Ya udah mama mau pulang, assalamu

