Sialnya, Aku Menyukaimu

1123 Words

Steven tersenyum menatap Dewi yang tengah duduk seorang diri di area taman rumah sakit. Dia lantas mendekati Dewi yang tengah sendirian itu. “Sendirian aja?” Suara Steven membuat Dewi terlonjak kaget, perempuan itu hampir saja memekik. “Kak Steven, aku pikir siapa,” ujar Dewi sembari mengusap dadanya yang terasa ditabuh genderang. “Maaf, aku enggak bermaksud buat kamu kaget,” kata Steven. Dewi tersenyum. “Santai aja, Kak. Enggak perlu minta maaf,” cakapnya. Steven pun balas tersenyum menanggapinya. “Oh, ya, kamu duduk sendirian di sini ngapain? Tumben kamu keluar dari kamar rawat Ibu,” heran Steven. “Aku cuma pengen duduk aja di sini, soalnya pengap kalau di kamar terus,” terang Dewi. “Jadi sekarang yang jagain Ibu siapa?” tanya Steven. “Kalau Ibu enggak ada yang jagain, biar aku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD