12

913 Words

12 Apa boleh aku marah padamu?,saat aku sendiri bukan siapa-siapa di hidupmu?~ Cuaca memang tak bisa di prediksi, padahal beberapa jam yang lalu langit masih cerah bersahabat. Namun, sekarang langit tengah menangis dengan derasnya. Meskipun tak ada kilat namun angin yang bertiup membawa butiran air membuat seorang siswi berambut sebahu memeluk tubuhnya sendiri seraya mendengarkan seorang guru yang tengah menjelaskan materi didepan sana. Disampingnya masih ada seorang cowok yang terlelap sedari tadi, cowok cuek dan menakutkan itu memang sangat mencintai tidur siang, dan ia juga tak segan-segan membuat orang masuk rumah sakit jika berani membangunkannya. Tak kecuali Chaca, meskipun Rian beberapakali menolongnya namun cowok itu belum benar-benar bersikap baik padanya.  Rian masih saja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD