"M—" Gwen sudah ingin buka suara ketika Liam menggenggam tangannya yang berada di pangkuan. Dahi Gwen berkerut, sama sekali tidak mengerti kenapa Liam masih saja terlihat tenang dan tidak benar-benar terganggu karena hal itu. Gwen saja yang mendengarnya sudah kesal, kenapa Liam diam saja? Apa karena ini tidak berkaitan dengannya? Karena yang dihina dengan kalimat itu bukan negaranya? "Saya mengajak Gwen ke sini bukan untuk mendengar kalian menghina siapa pun. Saya membawa istri saya ke sini karena saya masih menghargai kalian sebagai tetua yang harus saya hormati." Gwen tidak mengerti apa yang Liam katakan, tapi itu sama sekali tidak membuat suasana hatinya membaik. Bahkan ketika makanan sudah terhidang di hadapan mereka sekalipun, meski terlihat lezat, Gwen sama sekali tidak berselera.

