Sandra tidur di kontrakan yang di sewakan oleh Roni, ayah mertuanya yang juga merupakan ayah kandung dari bayinya. Ia kepanasan karena kontrakannya tak di ternit dan hanya menggunakan seng di atapnya. Dia tidur beralaskan kasur tipis, ah andai saja ia menghapus email rumah sakit itu. "Ahh sial banget hidup gue !" Jeritnya marah. "Mana juga ni Roni udah berbulan- bulan gue di sini cuma di kasih uang buat makan perut udah gede pula" jeritnya emosi. "Mau pulang ke rumah orangtua gue juga udah malu sama tetangga" Orangtua dan dirinya memang pamer ke semua tetangganya bahwa dia punya suami kaya raya. "Apa gue gugurin aja ya ? Gue juga hamil kan buat ngejebak si Andre" 'tok tok tok' Suara pintu yang di ketuk membuat Sandra berhenti menghayalkan khayalannya. Sandra membuka pintu kon

