Citra mengantar Gelya untuk pulang ke appartement yang dulu di tinggali Nico, Jimmy dan olehnya. "Kak ?" Ucapnya sambil menengok ke belakang. Gelya yang tadinya melamun melihat ke luar jendela segera menengok ke arah Citra yang memanggilnya. "Kenapa Citra ?" Tanyanya sambil tersenyum. "Kamu gapapa kan ?" Citra melihat Gelya dengan raut wajah sedih. Dia tau kehidupan Gelya yang dulu sangat menyedihkan. Kini saat ia menemukan kebahagiaan bersama Jimmy dan Nico, tapi malah Jimmy pergi meninggalnya. Ia juga tak tau apa yang akan Nico lakukan pada Gelya. Citra tau Nico sangat mencintai Jimmy, mungkin jika Nico masih waras maka ia akan merawat Gelya yang juga mengandung anak dari Jimmy. Namun jika ia gila, mungkin dia bakal mengusir Gelya dari kehidupannya. "Aku sedih, sedih b

