Alergi

1110 Words

Anjani terdiam, karena kini yang merengek meminta disuapi bukan hanya kedua anak kembarnya saja, tetapi juga Juna, ayah dari anaknya. “Mama, ayo, suapin adek.” “Iya, Mama. Kakak juga mau disuapin sama Mama.” “Ayolah, Mama. Papa juga sangat ingin disuapin sama Mama.” Anjani semakin menunduk. Wajahnya merona merah tatkala mendengar Juna memanggilnya mama untuk yang kedua kalinya. Karena dia hanya diam saja, akhirnya Zain dan Faana menarik-narik tangannya. Anjani pun langsung menyuapi anak kembarnya tersebut secara bergantian. Sementara Juna sejak tadi menatap lekat wajah cantik di sampingnya. Anjani semakin salah tingkah karena ditatap seperti itu olehnya. Dia berpura-pura sibuk menyuapi si kembar. “Mama, ayo, suapin Papa juga. Kasihan Papa dari tadi nungguin aja, tapi Mama nggak nyuap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD