Wanita gila lainnya

1859 Words

Langkah Khumaira tergesa ia bawa, meski begitu masih dalam kategori anggun gerakannya. Kedatangan Khumaira dan Khalid tak diduga siapa pun dalam ruangan itu. Setelah ucapan salamnya, semua punggung jadi berbalik dan bola mata mereka seolah akan keluar dari kelopaknya karena terkejut. Tak ada yang berani buka suara, masing-masing mereka seperti meneteskan keringat dingin atau menegak saliva. "Mengapa reaksi mereka begitu?" Tanya Khalid heran. "Kau bersikap tiran saat memimpin mereka?" Khumaira mencubit pinggang suaminya. Namun, Khalid sekedar meringis tanpa suara ditatap delik mata istrinya. "Nona ... maksud saya, Nyonya. Ada yang bisa kami bantu?" sapa salah satu dari mereka memecah hening ruangan. "Aku ingin melihat atasan baru kalian. Dia ada di ruangannya?" "A---ada, tapi ....

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD