Bab 142

1605 Words

Khumaira mengerjap, tetapi semuanya gelap. Ia bangun dalam ruangan yang tanpa cahaya sedikit pun. Mendadak ia paham rasanya buta, tremor membawanya sulit bernapas pula. Khumaira hendak menggerakkan tangan, tetapi terikat jadi satu kedua tangannya di belakang. Hendak bersuara, tapi mulutnya dibekap kain. Coba menggerakkan kaki, kakinya di lingkari tali, dan tubuhnya pun dipaksa duduk disandarkan ke kursi. Khumaira memejamkan mata. Mencoba menarik udara yang ada dengan hidungnya. Namun, yang datang adalah binatang melata musuh terbesarnya. Khumaira bergerak-gerak menghindar saat binatang itu melilitnya, kemudian lampu menyala. Khumaira tahu ia akan serasa buta pula jika membuka mata sekarang, maka memejam saja ia sambil mencoba fokus pada kejadian runtun mengapa dan bagaimana dirinya bis

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD