Hari-hari memadu kasih mereka telah usai. Kembali ke Kastil Abinaya, setelah sepekan lamanya berselubung Khalid. Hampir setiap situasi berdua mereka dalam ruangan tertutup keintiman terjadi. Khumaira tahu suaminya sehat jasmani dan rohani, dia pria matang yang sedang sangat produktif sekali. Pantang melihat Khumaira dengan pose tak wajar, Khalid akan tegang. Tak bisa melihat Khumaira bersikap menggemaskan, Khalid akan memberinya hukuman ranjang. Akan maklum Khumaira jika dirinya tak akan haid hingga sembilan bulan ke depan. Setelah waktu berdua mereka habis, ini hari pertama bagi Khumaira meraih takhtanya. Hari pelantikannya. Pada hari besar ini Khumaira tak menyiapkan hal spesial, malah ia tengah merapikan dasi pada kerah kemeja suaminya. “Kau tak gugup?” tanya Khalid melihat biasa sa

