Khalid berbicara dengan Khumaira, tapi istrinya mengabaikan. Tak sangat nyaman Khalid untuk protes saat ini karena pembatas kiri kanan yang ada para tim desain memperhatikan dan menyimak mereka. Ada percik cemburu yang Khumaira tampilkan, disadari Khalid sejak tadi ia meninggalkan ruangan bersama Arthur. Sebelum sampai pintu, sekilas Khalid melihat sudut mata Gazain membuntuti Khumaira. Detik itu juga Khalid berbalik mengancam pemuda itu dengan mata tajam dan alis terangkat sebelah. "Jelas bukan cinta sejati!” ulang Khalid setelah mereka keluar dari divisi desain. "Apa maksudnya itu?" "Sekarang kau ingin pamer kalau pendengaranmu berfungsi baik," sahut Khumaira pelan pula. "Kau salah paham, Mai!" Kata Khalid resah. Nada sahutan istrinya masih sama dengan saat mereka berdialog dalam b

