Paman

1204 Words

Khumaira melihat suaminya, masih dalam percakapan serius mereka. Rasa tak percaya, tapi nyata. Khalid mengakui jika dia memang tak suka Khumaira hamil. Entah takut menjadi ayah, atau hanya tak mau saja Khumaira mengalami banyak kejadian tak diinginkan seperti yang pernah dikatakannya dulu. Khumaira mendadak lemas, lututnya seperti meleleh saja. Beruntung Khalid tepat di sisinya dan sigap menangkap. "Aku memang tak suka kau hamil, tapi bukan berarti aku tidak menerima kehadirannya. Aku punya harapan sepertimu juga, Khumaira. Menjadi orang tua, aku ingin sekali dikagumi seperti Bintang oleh putra putrinya." "Lepaskan aku," pinta Khumaira pelan. Khalid pun membiarkan istrinya itu duduk di lantai sesuai pintanya. Kemudian Khalid sendiri ikut duduk bersebelahan di sisi Khumaira. "Aku yakin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD