Sebanyak apa pun usaha Dion untuk berdamai dengan dirinya sendiri, akan semakin sulit dalam dirinya menemukan apa itu kemarahan yang asli. Dalam memaafkan, Dion menemukan satu fakta bahwa rasa kecewa tetaplah ada. Ya, dia akan mengubah semua sikap nya terhadap seseorang yang pernah melukai hatinya. "Aku peduli, kalau enggak buat apa ke sini?" Mahendra terkejut saat Dion menjawab demikian. "Aku tau kamu akan yang baik, Dion. Dan … Aku paham kalau kamu itu …," "Mami," Tertangkap suara itu dari belakang, Dion terkejut mendapati Yoda sudah memeluknya dari belakang. "Sayang, kok kamu …," Pandangan sinis pun Dion berikan kepada Mahendra, dia tidak tahu mengapa ini semua terjadi. "Kenapa dia … Bisa ada di sini?" "Karena kamu di sini, makanya Papa suruh sopir buat jemput Yoda di jam pulang s
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


