Awal masuk sekolah pun tiba, Seseorang perempuan berkulit putih dan rambut di kuncir kuda ini tengah kebingungan dengan Sekolah barunya, ia hanya melihat papan yang menempel di tiap pintu kelas, ia berharap segera menemukan kelasnya yaitu kelas XI IPA 1.
ya itu Alya,
Selama di koridor sekolah, banyak yang menatap Alya aneh,iri dan ada juga yang kagum, tetapi Alya menghiraukan tatapan itu dan terus mencari kelasnya.
''duh dimana sih kelas nya?'' batinnya sambil menengok ke arah pintu tiap-tiap kelas. Dan tak lama kemudian, sampailah Alya di depan kelas barunya.
ia menghela nafasnya lembut ''akhirnya ketemu juga'' gumamnya dan ia memberanikan diri menginjak kakinya ke dalam kelas barunya. karena sudah banyak yang bingung dengan kehadiran Alya.
kedua matanya menyapu seisi ruangan ''mana ya yang kosong?''batinnya sambil terus mencari kursi yang kosong. akhirnya kedua matanya tertuju kepada kursi kosong disebelah cewek yang tengah membaca sebuah komik.
"Hey.. Apa disini ada yang menempati tempat ini?" tanya alya kepada wanita yang duduk ditempat yang alya maksud.
"Nggak ada kok. Lo murid baru ya disekolah. Kenalin gue Lily Watson " ucapnya sambil menjulurkan tangannya.
Alya pun membalas uluran tangan lily "Gue Alya salam kenal ya" ucap alya dan alya tersenyum. akhirnya alya pun duduk di samping lily,dan ia memulai pertemanannya saat ini juga .
~~~~
Kringggggggg
bell istirahat pun berbunyi, disaat siswa dan siswi yang lain berhamburan keluar kelas untuk mendapatkan tempat dikantin, sedangkan Alya hanya diam saja
"Ya lo mau ikut gue ke kantin gak?" ajak lily
"Ayuk" ujar alya.
akhirnya Mereka pun ke kantin. sesampainya di kantin, ia melihat suasana kantin yang sangat ramai.
"gimana nih?" tanyanya
"yaudah gapapa pesan aja, nanti juga ada yang ngasih tempaat duduk" ujar lily. dan akhirnya alya memesan makanan untuknya dan lily
Pada Saat Alya sedang memesan makan, tiba-tiba suasana kantin menjadi Histeris karena kedatangan sekumpulan cowok-ocowok yang menurutnya lumayan tampan.
'isshhh berisik banget sih' batin alya
"aduh ya ganteng banget, dia ke arah sini lagi" ucap lily yang tak kalah heboh dengan perempuan yang lain.
"itu siapa sih ly?" tanya Alya
"ituloh geng Rizky si The most wanted di sekolah ini ya. masa lo gak tau sih" jelas Lily dan Alya kembali sibuk memesan makanannya.
"Eh eh eh persimisi dong" ucap seorang pria dan teman-temannya sambil mendorong alya hingga terjatuh.
"Aduhhh,siapa sih yang nyenggol gue?" ucap alya kesal.
Tiba-tiba ada tangan yang menjulur ke hadapannya. Akhirnya pun alya membalas uluran tangan itu dan alya dibangunkan oleh Pria berkulit kuning langsat dan tampan itu akhirnya membuat suasana dikantin menjadi semakin histeris.
'kenapa harus dia, kenapa bukan gue'
'ky,gue jatoh nih'
'rizky makin ganteng aja'
"Namanya Rizky tuh" batin Alya
"Lo gapapa kan? Maafin temen-temen gue yaaa?" kata rizky lembut
'Ganteng ya' Batin alya sambil senyum-senyum. Rizky yang melihat tingkah Alya hanya terkekeh.
''hmm.. lo kenapa'' tanya rizky
'masih aja tanya kenapa, ini tangan ky tangan masih di genggam' batin Alya .
Rizky yang sadar kalau tangannya masih menggenggam tangan Alya pun langsung di lepas kan "sorry, gue gak sengaja" Ucap Rizky
Alya pun hanya melongo karna melihat ketampanannya. Dan lily pun menyenggol lengan alya "ehiya gapapa kok" balas nya dengan senyumnya .
"Nama gue rizky Pratama dari kelas XII" dengan mengulurkan tangannya lagi
"Nama gue alya dari kelas 11" membalas ulurannya.
"Gue gue Eddie" ucap salah satu teman rizky yang ingin berkenalan dengan alya
"Cantik yaa" ucap Putra
Rizkypun memutar bolanya malas "ohh adek kelas,pantes masih baby face mukanya,gue pergi dulu ya" balasnya dengan senyumnya
Alya pun tersipu malu"eh iy-iya" balasnya lalu rizky dan teman temannya pergi dari hadapan alya dan melanjutkan acara makan siangnya di kantin.
'' gila looooo!! baru masuk jadi anak baru udah di tabrak sama cowo paling ganteng se sekolah'' ucap lily heboh
''ah lu bisa aja, nih mie ayam lo. yuk kita cari kursi buat makan'' ucap alya sambil memberikan semangkuk mie ayam milik sahabatnya.
''duh bener deh ya beruntung banget jadi lu'' ucap lily lalu alya menghiraukan perkataan lily dan tetap menyantap makan siangnya dengan lahap.
**
kriiiingggggg
bel sekolah pun berbunyi, menandakan pulang. siswa dan siswi diSMA 16 ini berhamburan keluar kelas karna sudah pulang. mungkin di semua SMA pun sama seperti itu .
"Ya gue pulang duluan ya soalnya gue ada urusan keluarga nih. Gapapa kan?"ujar lily
"Iya gapapa kok gue bisa sendiri" ucapnya dengan senyuman. Setelah Lily keluar dari kelas, setelah Alya selesai membereskan bukunya, akhirnya ia langsung keluar kelas dan berjalan menuju gerbang sekolah sambil menunggu angkutan umum yang tak kunjung datang.
''issshh nih angkot lama amat sih''gumamnya sambil terus menunggu dihalte dekat SMA nya itu.
Tin..Tin..
Alya terserentak kaget karna bunyi klason itu, ternyata mobil yang baru saja keluar dari gerbang sekolah, dan berhenti didepan Alya. dan itu membuat Alya semakin mengerutkan dahinya
'Lah ini orang siapa' batinnya
pada saat pemilik mobil itu keluar dan berjalan kearahnya. kedua Matanya membulat, Cowok itu. kakak kelas tampan yang tadi membantunya di kantin. Alya sangat kagum kepadanya.
Banyak yang bilang kalau Rizky itu udah pintar,Ramah sama guru, pokonya selalu di nilai plus dengan kaum hawa disekolah. Alya tahu tentang Rizky tentunya dari sahabat barunya, yaitu Lily.
Alya semakin terpana melihatnya, Kulitnya yang putih, badannya yang tidak terlalu kurus,Tinggi, hidungnya mancung dan Bola mata yang sangat indah.
"Yaya mau balik bareng gue gak?" ajak rizky yang kini berada tepat di depan Alya.
'yaampun ka Rizky ganteng banget' batinnya
"Yaya?" Tanya Alya. ia sangat binngung dengan panggilan yang baru saja dilontarkan olah Rizky. Panggilan yang biasanya digunakan di keluarganya saja.
Rizky terkekeh melihat wajah Alya yang kebingungan itu. "iya Yaya aja ya gue panggil nya, habisnya Alya tuh susah ya menurut gue" jelasnya dan Alya hanya mengangguk kan kepala
"Yaudah, Ayuk pulang. Dikit lagi mau hujan loh" Ucap Rizky sambil menunjuk langit yang sudah hitam. tetapi, Alya menolak ajakkannya
"Gausah kak gue lagi nunggu angkot" jawabnya dan pergi dari hadapan Rizky .
Alya berjalan terus berjalan dan menghiraukan Rizky terus saja memanggil namanya, ia berharap kalau ada angkutan umum lyang lewat didepannya.
"Huft, kak kak plis jangan buat jantung ini berdetak lebih kencang" batin Alya.
Tiba-tiba hujanpun membasahi tubuh munggilnya, dan Rizky yang melihat Alya kehujananpun tak tega melihat, akhirnya ia langsung mengambil payung yang berada di mobilnya dan memayungi Alya yang sudah setengah kuyup.
'Yaampun gue mimpi apa semalem bisa kenalan sama cowok paling ganteng di sekolah' batinnya
"Yaampun ko gue deg deg an ya kalo disampingnya Rizky" batinnya
"Tuh kan kehujanan, Bandel sih kalo dibilangin sama gue ayuk masuk kemobil gue " ujar rizky yang memaksa Alya untuk ikut dengannya. dan akhirnya Alya hanya pasrah dengan ajakkan Rizky.
"Silahkan masuk tuan putri" rizky membukakan pintu untuk Alya dan Alya hanya tersipu malu dan masuk kedalam mobilnya Rizky.
Selama di jalan hanya keheningan yang menyelimuti mereka berdua. dan akhirnya Rizky berinisiatif menyalakan radio agar suasana tidak semakin canggung.
'ka Rizky ternyata pendiem juga ya' batin Alya
"Ini dari depan komplek belok mana lagi ya?" Tanya rizky
"Gang urutan ke tiga terus belok ke kiri rumah ke dua " Ucapnya
Sampai nya didepan rumah, rizkypun mencegah Alya untuk membuka pintu mobil.
"biar gue aja yang buka" ucap nya sambil keluar dari mobil, dan membukakan pintu untuknya.
"Tuh kan repotin Mulu, udah di anterin eh di bukain juga " Ucap Alya sambil tersenyum
"Hahah gapapa koo" ucapnya
"Makasih ya kak.. Udah mau anterin gue sampe rumah" ucap Alya lembut tetapi terkesan Kaku.
"Iya samasama. Gue bagi nomor lu ya,besok pagi gue jemput elu, gak ada penolakan. Dan satu lagi,jangan manggil gue Kaka. Kita panggil aja gue elu kayak biasa lu ngomong sama temen lu itu. Oke cantik " ujar rizky sambil mengedipkan sebelah matanya.
'anjirrr anjirrr jantung dd ' batinnya
"Gak mau mampir?" Tanya Alya basa-basi
"Ngga deh, gue mau pergi sama temen-temen gue" Ucap nya sambil berjalan ke dalam mobilnya.
Setelah melihat mobil Rizky jauh dari pandangan, Akhirnya Alya memasuki kedalam rumah.
"Mamaaaah ...." teriak Alya
"Isssh mama kemana sih"
Dan kemudiaaan , kedua mata nyamembulat saat melihat Mamah tergeletak tak berdaya
"Yaampun mamaaaaa!!!!..