Hillary memegangi dadanya yang berdentum dengan keras dan lebih cepat dari biasanya. Ini karena munculnya sebuah keyakinan bahwa memang benar periode datang bulannya sudah terlambat. Dua minggu lebih sejak kejadian malam itu, artinya Hillary sudah terlambat satu minggu dari jadwal periode datang bulannya. Batinnya menyangkal bahwa kemungkinan itu bisa terjadi ketika tiba-tiba kepanikan yang luar biasa melanda dirinya. Mungkinkah itu bisa terjadi hanya dalam satu malam saja? Lagi pula ini baru terlambat satu minggu saja, belum tentu juga ini adalah tanda kehamilan, batin Hillary. Namun, gadis itu benar-benar merasa resah dan gelisah dengan hanya menebak-nebak seperti sekarang. Dia memutuskan untuk memeriksakan dirinya ke dokter. Dan suatu yang tidak mungkin dia memeriksakan dirinya kepad

