Laras sedang menyapu lantai teras depan toko saat seorang pria datang dan masuk tanpa permisi ke dalam toko yang ia jaga. Wanita itu menoleh kemudian meletakkan sapu di dinding toko, lalu ia berjalan mengikuti si pria yang ia kira sebagai pembeli pertama mereka. “Ada yang bisa saya bantu, Pak?” tanya Laras ramah. Pria itu menoleh ke belakang, tatapan mereka saling bertemu. Sebentar saja, namun mampu memancing detak jantung Laras lebih cepat dari biasanya. Buru-buru ia menormalkan detak jantungnya. Kenapa aku bisa seperti ini? Pria itu tetap diam di posisinya dengan tatapan yang tidak lepas dari Laras. “Eh, ada yang bisa saya bantu, Pak?” tanya Laras dengan rasa grogi, sudah lama ia tidak di tatap seperti itu oleh seorang pria. “Oh ya, kamu pegawai baru?” tanya pria tersebut. “Iya

