Lentera 1

1323 Words

Perih hati saat melihat kalian tersiksa Cukup aku saja, Kalian jangan.... Nusa tersentak dari tidurnya saat ia mendengar pintu rumah Fitri di gedor dengan kuat oleh seseorang dari luar. Dengan sigap Nusa berjalan ke arah pintu, siaga jika saja orang yang datang tersebut berniat jahat. Bagaimanapun Fitri sudah Nusa anggap sebagai keluarga sendiri, ia yang telah membantu dan menyelamatkan Nusa, sudah sewajarnya Nusa menjadi pagar di rumah tersebut dan menjaga Fitri dari orang yang berniat jahat. “Bu Fitriii.” Terdengar suara teriakan sekaligus gedoran pintu yang semakin keras. Nusa mengenali suara itu, suara itu adalah suara Cakrawala, anaknya. “Meooong... meooong.” Kaki Nusa menggapai-gapai gorden jendela yang berada di samping pintu. Ada apa Cakra malam-malam datang ke rumah Fitri?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD