Mendengar ucapan supir itu membuat Nagara mengerutkan dahinya bingung hingga tak lama dirinya mempertanyakan apa maksud ucapannya, sedangkan merasa ditanya membuat supir itu menjelaskannya dengan lembut. "Persis? Kami kan ayah dan anak pak, sudah pasti mirip bukan? Senang? Kenapa senang pak? Kembali lagi? Maksudnya gimana pak? Ada apa ya?" tanya Nagara bingung. "Persis itu artinya serupa Nagara, kalian berdua terlihat serupa! Belum tentu, ada yang terlihat tidak mirip kok! Senang karena bisa meihat kembali berkumpul lagi ... kembali bersama-sama lagi Nagara! Dulu kalian terpisahkan tapi syukurlah sudah tidak lagi," ucap supir itu lembut. "Oh begitu? Bapak pernah dengar ini, serupa tidak berarti sama ... bapak tau? Nah ya seperti itu kami berdua! Ayah mungkin sanggup meninggalkan mamah d

