Sekali Lagi

2031 Words

Dalam diam ada perasaan marah dan tak senang saat melihat putra yang dirinya lahirkan malah terlihat lebih dekat dan lebih bahagia dengan anak-anak yang sangat ingin Dayunda singkirkan dalam kehidupan mereka yang ia pikir semuanya sudah berjalan sesuai rencananya. Namun sayangnya apa yang ia pikirkan adalah sebuah kesalahan besar karena nyatanya semua usaha yang telah ia lakukan malah terlihat sia-sia bahkan hampir hancur berantakan, mengingat hal ini membuat Dayunda menghampiri mereka bertiga dan memarahi mereka dengan kesal. "Bukannya pergi mandi malah pada berpelukan seperti kartun saja! Kalian bertiga harus pergi mandi! Tidak baik mandi kemaleman! Shifondy ayok ikut mamih," omel Dayunda kesal. Bocah kecil itu menatap teteh dan abangnya sedih seakan dirinya tak ingin dipisahkan begin

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD