# Aiden tampak duduk diam sambil meneguk kopinya. Wajahnya terlihat sedikit pucat dan dia bahkan tampak lebih kurus dibandingkan dengan sebelumnya. Hal itu membuat Galand yang baru tiba merasa heran. Dia hanya tidak melihat saudara tirinya itu selama beberapa waktu dan sekarang mendadak Aiden menjadi seperti orang sakit. “Kau sudah datang?” tanya Aiden saat menyadari kedatangan Galand. Galand mengambil tempat duduk di depan Aiden. Baginya sudah cukup aneh karena Aiden mendadak meminta bertemu di rumah peristirahatan pribadinya. “Aku kira kau tidak ingin Papa dan Gilang semakin curiga dengan hubungan kita berdua,” balas Galand. Aiden tertawa. “Aku lelah bersembunyi dari mata mereka berdua. Lagi pula, setelah ini mereka akan berhenti untuk mencurigai kalau ada hubungan di antara kita

