# Namun di tengah ketidaktahuannya tentang bagaimana perasaan Galand yang sesungguhnya dan keraguannya terhadap sekuat apa ikatan mereka berdua, sikap Galand yang tetap terlihat santai dan bahkan menertawai pengakuannya membuat Maya merasa kesal. “Jangan menertawaiku Aland. Apakah di matamu pernikahan kita hanya sebuah ikatan biasa? Aku merasa gelisah dan tidak nyaman setiap kali harus berada jauh darimu. Aku terkadang merasa takut kalau suatu hari perasaanmu mungkin berubah dan pernikahan kita berakhir,” protes Maya. Galand terdiam mendengar ucapan Maya. Dia tidak tahu harus menjawab apa. Bagaimana dia menjelaskan pada istrinya itu kalau bukan dirinyalah yang paling mungkin ingin mengakhiri pernikahan mereka kalau ingatan Maya kembali? Maya menggigit bibirnya pelan sebelum lanjut ber

