“Eungh.” Rhea melenguh pelan saat ia terbangun dari tidur nyenyaknya. Saat ia membuka kedua matanya wajah pertama yang ia lihat adalah suaminya. Tidur tepat dipelukannya. Sesuatu yang sangat mustahil dilakukan oleh Ethan. “Mungkin aku lagi bermimpi,” batin Rhea dan mencoba untuk menutup matanya kembali. Tapi, saat ia membukanya kembali, ia tetap saja melihat wajah suaminya yang yang begitu tampan dan menggoda. “Kenapa? Apa kau terpesona dengan wajah tampanku?” tanya Ethan tiba-tiba membuka matanya dan membuat Rhea malu. Dengan gerakan cepat, wanita itu pun mendorong Ethan menjauh darinya, bahkan kuatnya dorongan Rhea membuat Ethan terjatuh dari ranjang. “Apa yang kau lakukan di kamarku!” pekik Rhea marah. “Apa salahnya aku tidur di sini? Kita kan suami istri,” jawab Ethan dan kemba

