Minggu pagi dengan riangnya aku berjalan kaki ke rumah ayah mertuaku, sudah beberapa hari berlalu sejak penolakan Mr. Hitter, namun aku tidak menyerah begitu saja, dengan rajinnya aku mengunjungi pria tua itu demi Tylerku tercinta, mengacuhkan setiap penolakannya. "Selamat pagi ayah, pagi Tyler.." Sapaku riang saat melihat Tyler bersama dengan ayah mertua berniat keluar, mereka baru saja ingin menaiki mobil. "Pagi Dean.." Sapa Tyler dengan senyuman mempesona yang memikat. "Pulanglah Dean! Kami akan keluar dan keberadaanmu tidak aku terima dirumahku!" Usir Mr. Hitter dengan cara yang halus. Well meskipun aku diusir dengan cara yang kasar juga.. aku tidak akan pulang, apalagi dengan cara halus!? "Kalian akan pergi kemana? Aku akan ikut dengan kalian" ucapku percaya diri dengan senyuman

