Begitu aku sampai di pojokan sambil menyeret Elanor, Tyler langsung bertanya dengan cemasnya. "Apa yang terjadi Dean? Tiba-tiba saja Marvis terlihat sangat berbeda?" Mendengar pertanyaan itu.. aku menghela nafas, sepertinya aku perlu untuk membongkar rahasia Marvis. Apalagi saat Elanor mencoba untuk pergi kembali ke tengah ruangan tempat Marvis mengila. "Hentikan Elanor! Marvis sedang tidak terkontrol, kita harus menjaga jarak darinya!" Ucapku dengan nada bicara memerintah seraya mencangkram tangan Elanor kuat-kuat, bisa gawat kalau dia kesana. "Kenapa? Marv bisa mati di keroyok mereka berenam!" Protes Elanor. Ya.. bodyguard Ashell masih tersisa 6 orang, aku dan Elanor tadi baru berhasil membunuh dua orang, mereka sangat kuat dan terlatih seperti kami. "Marvis itu punya masalah kejiw

