"Sayang, pulang ke rumah ya?"tiba-tiba suara Jaden mengagetkan ketiganya. "Mereka sudah melalui masa-masa sulit untuk bisa bersama, kita jangan sampai jadi pengganggu perjalanan mareka," Jaden memegang tangan Defla, dan menariknya dalam pelukannya. Defla menangis dalam pelukan Jaden. "Kita pulang ya, kita bicarakan baik-baik, kalau kamu pengen kita pisah, kita bisa pisah baik-baik, aku cinta sama kamu Defla, selalu mencintaimu, tapi kalau kamu merasa kita lebih baik pisah, aku akan berusaha menerima dengan tabah semua keputusanmu," ujar Jaden dengan suara parau menahan tangis. "Nggak, aku nggak mau pisah Jad, aku kaget aja, aku merasa kamu nggak jujur sama aku, kenapa baru sekarang ngomong," ujar Defla sambil menangis. Keanu memegang bahu Jaden, dan menepuknya perlahan.

