Erica dan Al saling bersitatap hingga Alexa merasa tidak nyaman. Dia memilih pergi dari sana dengan wajah memberengut kesal. “Kita belum selesai bicara.” Bisik Al. “Silakan lanjutkan.” Al melihat sekeliling takut kalau ada yang berkeliaran di sekitar mereka. “Di kamar, Erica. Bukan di sini.” “Aku ingin kita menyelesaikannya di sini, Al. Kenapa harus di kamar?” Al membasahi bibirnya. “Kamu tahu tingkahmu akhir-akhir ini membuatku merasa saaangat tergoda.” “Kamu pikir aku seperti Cassandra? Kamu bisa berkata begitu pada Cassandra atau wanita lainnya tapi denganku, kamu tidak akan pernah bisa berhasil, Al.” “Kamu pikir aku hanya menggodamu? Erica, aku yang tergoda padamu dan aku tidak menggodamu. Aku ha

