Zanara tak mampu terpejam, meski sudah berusaha ia masih saja terjaga dan hanya membolak-balik tubuh ke kanan dan kiri. Pikirannya terus saja melayang mencari-cari serpihan kenangan tentang Mark yang seolah nyaris hilang. Tak mungkin kenangan tentang pria itu akan hilang begitu saja. Ada separuh dari diri Mark di dalam rahim Zanara yang tentu saja tak akan ia lupakan. Bahkan meski tak ada pun, mana mungkin semudah itu melupakan pria yang berhasil menyembuhkan luka dalam yang diakibatkan oleh Brandon. Tak ada seorang pun, bahkan Gabriel sekali pun. Sekian lama ia berusaha mengambil hati Zanara, tetap saja tak mudah bagi gadis itu menyerah pada Gabriel begitu saja. Namun, berbeda ketika itu adalah Mark. Dengan cara yang berbeda ia berhasil mengambil hati Zanara, bahkan seluruhnya. Meski

