PART 37

919 Words

“PERGI!” teriak Aurora nyaring. Dia tidak ingin berada satu ruangan dengan pria itu. Tatapan sendu pria itu tunjukkan. “Aurora, maafkan aku,” ujarnya dengan nada yang amat merasa bersalah. “Pergi!” “Aurora.” “Pergi! Pergi! Pergi! Pergi!” teriak Aurora tak terkendali. Dengan segera Orion menghampiri wanita itu mencoba menenangkan Aurora meskipun berkali-kali dia mendapatkan pukulan darinya. “Tenanglah, Aurora. Tenang,” kata Orion dengan lembut. “Pergi! Kamu jahat!” “Maaf. Maafkan aku.” “Sudah. Tenanglah.” Nampaknya Aurora merasa nyaman ketika berada di dalam pelukan pria ini. Dengan sabar Orion mendampingi wanita itu. Dia ingin menebus kesalahannya kepada wanita ini. Dia akan merawat Aurora sampai pulih. Dan ketika waktunya telah tiba, pria ini akan memberitahu Aurora tentang semu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD