"Hay.. Selamat ya.." Grace menghampiri Devani lalu memeluk wanita itu. "Akhirnya kau menjadi pengantin." ujar Grace. Devani hanya terkekeh. "Selamat menempuh hidup baru bersama Devani, Lex. Ingat! Jangan lupa membuat Devani hidup bahagia." titah Grace. Alex hanya tersenyum. "Selamat, Devani." Edward menyalami Devani. "Iya terimakasih sudah menyempatkan datang, Ed." "Ini pernikahan si penasehat agung. Tentu saja aku pasti datang." Edward melirik Alex sebentar. "Ah kau ini." Alex memukul pundak Edward. "Oh iya. Dimana Edgar?" tanya Devani pada Grace. "Si Junior sedang digendong Mommy." Edward yang menjawab. "Ed. Panggil dia Edgar." Grace mengingatkan. "Sudah ku bilang, aku lebih suka memanggilnya Junior." "Oh maaf. Kami tidak ingin menonton perdebatan kalian. Kami harus pamit

