Mencubit Anu dengan Gemas

1014 Words

Irham telah mengatur segalanya untuk Hafa, bahkan hari itu juga Hafa sudah bisa menempati sebuah rumah kontrakan kecil, tidak masalah karena dia hanya tinggal sendiri. Tidak perlu besar, itu saja dia sudah sangat bersyukur nanti malam dia tidak perlu tidur di masjid lagi. Betapa baiknya Irham, dia bersyukur memiliki teman kecil sebaik Irham. “Makasih, ya Ham.” Ucap Hafa, meski dirinya merasa sangat tak enak menerima bantuan ini. “Apa si, udah berapa kali kamu bilang makasih.” Senyum tulus Irham mengantarkan semangat pada dunia baru Hafa ini. “Pokoknya, makasih banyak. Aku janji aku bakal ganti semua uang ka..mu..” Hafa berhenti bicara karena Irham meletakkan telunjuknya pada bibir Hafa. Hafa terdiam dan menunduk. “Jangan bahas itu terus, aku Cuma mau kamu move on aja dari semua kehidu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD