b******k!

1019 Words

Hafa kini bisa duduk dengan nyaman. Sementara Kio mulai mengendarai mobilnya, jemari tangan kirinya terus saja mengusap ujung cuping hidungnya. Kio sedang dalam kondisi yang tak nyaman. “Aish, Kio! Gila kamu!” batinnya meronta-ronta mengumpat dirinya sendiri. Tapi di sisi lain dia menyesal, kenapa tak dia lakukan saja tadi. Mengecup bibir Hafa. “Argh! Arghhhh!” kio kesal dalam hati. Dia terus menggaruk rambutnya dengan sebal. “Kio, rambut kamu berantakan lagi.” Bisik Hafa takut-takut karena Kio tak bisa berhenti menggaruk rambutnya. “Nah, bagus juga tuh, ngacak-ngacak rambut aku. Biar Hafa sisirin lagi, kalau dia nyisirin kan berarti berdiri di depan aku, nah saat itu aku bisa.. hem... aishhh Kio b******k!!” umpatnya dalam hati. Sepertinya cowok cool yang teramat cool ini tengah mengal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD