gagalkan

1078 Words

Aku kembali ke rumah setelah acara j*****m itu berakhir. Mobilku tiba diiringi mobil suamiku. "Tunggu! Tunggul Imelda!" Dia memburu langkah kakiku ketika masuk ke dalam mansion megah itu dan merangsek langsung ke dalam kamar ketika diri ini hendak menutup pintu. Melihatnya nampak khawatir padaku, aku hanya bisa menghela napas pelan, kududukkan diri di depan kaca rias dan mencopot semua perhiasan tanpa mengatakan apa apa. "Aku minta maaf, Imel," ucapnya lirih sambil menyentuh bahuku. "Aku menyesal bahwa nasib buruk mama juga terjadi padaku. Tapi, di sisi lain, aku juga yakin bahwa Allah tak akan membebani hambanya tanpa tahu batas kemampuan manusia itu sendiri." "Apa yang akan kamu lakukan?" tanyanya sambil membuang napas kasar. "Kenapa tanya padaku, tanyakan pada dirimu sendiri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD