Sedih sekali rasanya mendapatkan teguran yang begitu kasar dari anak sendiri, mereka menyampaikannya dengan begitu pedas dan aku bisa memaklumi jika mereka sedang sakit hati. Bukan solusi yang baik untuk memarahi dan mengajak mereka bertengkar, justru itu akan memper buruk keadaan dan mental mereka. Kuparkirkan mobil di garasi lalu menurunkan semua bawaan yang tadi, anak-anak langsung beralih ke kamar mereka. "Maaf jika Mama tidak memahami perasaan kalian karena hanya berkutat dengan kesedihan sendiri, maaf jika mama hanya sibuk membalaskan urusan pribadi," ujarku pelan. "Kami tidak melarang Mama untuk melakukan hal itu tapi jangan lupakan kami, kami membutuhkan tempat dan kondisi yang kondusif untuk menata hati, kami juga sakit hati kepada Papa tapi untuk memprotesnya aku rasa itu suda

