Seminggu berlalu tanpa gangguan, kami sekeluarga lega berada dalam ketenangan, tidak memikirkan banyak hal dalam hidup ini. Tidak ada lagi ketegangan dan ketakutan akan orang orang yang mungkin datang mengganggu. Tinggal menunggu ujian dan pengambilan ijazah Imelda, maka anak kami akan resmi disunting oleh pria yang mencintainya. Aku juga berniat pamit dari mansion Bendi yang mewah karena rasanya agak canggung tinggal di rumah orang begitu lama. Kuutarakan niat untuk pindah, namun calon menantuku agak keberatan karena menurutnya keadaan masih belum aman. "Saya tidak keberatan Tante di sini, saya lebih tenang jika kalian sekeluarga di rumah ini. Oh ya, Ibu sayanhuga mau datang dari Singapura untuk bertemu calon besannya." "Oh, apakah kamu memberi tahu bahwa akan menikah?" "Iya, tent

