Azmi mengerjapkan matanya perlahan, saat cahaya matahari yang masuk lewat celah dinding menyinari matanya. Senyuman langsung terukir di bibir Azmi. Ia mengingat malam pertama yang ia lalui bersama Reno. Senyum Azmi semakin mengembang saat merasakan sebuah tangan kekar memeluk tubuhnya dengan sangat erat. Walaupun ia masih sangat mengantuk, namun Azmi tetap ingin bangkit dari tidurnya. Karena ia harus membantu sang nenek untuk berjualan. Dengan sangat hati-hati, Azmi melepaskan tangan Reno. Wajah Azmi langsung merona, saat ia menyadari jika tubuhnya dan Reno hanya tertutup oleh selimut tipis. Walaupun Azmi sudah bergerak dengan sangat perlahan, namun Reno masih bisa merasakan jika istrinya itu ingin melepaskan pelukannya. Membuat Reno semakin mengeratkan pelukannya dan menyembunyikan wa

