Kondisi Wilson perlahan membaik. Ia memutuskan untuk keluar dari rumah sakit setelah mendekam dua hari di sana. Padahal Samuel masih memintanya untuk tetap beristirahat agar tubuhnya pulih total. Namun, Wilson tidak bisa tinggal diam. Ia sudah memberikan waktu dua hari bagi mereka untuk menjernihkan pikiran masing-masing. Apalagi Wilson merasakan kecurigaan dari sikap kakeknya. Setiap kali ia menanyakan kabar mengenai istrinya, pria tua itu selalu mengalihkan ucapannya. Kemarin Samuel mengatakan bahwa kondisi Ruby baik-baik saja dan mengatakan bahwa gadis itu sedang berada di rumah kontrakannya yang lama, tetapi Wilson merasakan kejanggalan. Ia merasa tidak tenang. Jika memang Ruby baik-baik saja, tetapi kenapa istrinya itu sama sekali tidak mengaktifkan ponselnya. Pada akhirnya ia memutu

